HABIB RIZIQ BAKAL LEBARAN DI ARAB SAUDI

HABIB RIZIQ BAKAL LEBARAN DI ARAB SAUDI

06.28 0
Perpanjang Visa, Habib Rizieq Bakal Lebaran di Arab SaudiFoto: Ansufri Sambo/Kanavino Ahmad Rizqo
Jakarta - Tersangka kasus percakapan via WhatsApp berkonten pornografi, Habib Rizieq Syihab urung pulang ke Indonesia dari jadwal semula pada 12 Juni mendatang. Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo mengatakan kemungkinan Rizieq akan merayakan hari raya Idul Fitri di Arab Saudi.

"Iya (lebaran di Arab Saudi). Kecuali pihak Komnas HAM bisa me-mediasi kasus tersebut. Kalau bisa, besokpun Habib bisa pulang," jelas Ansufri di Masjid Baiturrahman, Jalan Dr Saharjo, Jakarta Selatan, Rabu (7/6/2017).

Ansufri mengatakan, saat ini Rizieq banyak melakukan berdoa dan ibadah di kota suci. Diketahui, Rizieq ke Arab Saudi menggunakan visa umrah.

Baca Juga: Habib Rizieq Ajukan Long Stay Visa ke Arab Saudi

"Beribadah dan berdoa ke Mekkah. Di dua kota suci itu," katanya.

Semula Rizieq direncanakan pulang ke Indonesia pada 17 Ramadan atau 12 Juni mendatang.

"Tapi tadi Habib saya tanya, 'Pak Gito nunggu situasi dan keadaan terbaik. Saya sepertinya tanggal 12 Juni atau 17 Ramadan ini belum'," kata pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo Prawiro saat dihubungi, Rabu (7/6).

Baca Juga: Habib Rizieq Ajukan Long Stay Visa, Polisi: Tetap Kita Tunggu

Rizieq kini tengah mengurus visa untuk memperpanjang izin tinggal di Arab Saudi.

"Ada dua opsi, pertama, sekarang lagi urus perpanjang visa untuk long stay, long stay kan bisa karena undangan Arab Saudi atau alasan tertentu," ujar Sugito.
(nkn/erd)

Heboh inilah cerita awal terbongkarnya selingkuhan bupati lingkungan dengan istri seorang polisi

09.03 0
 Jakarta - Skandal perselingkuhan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dengan FY, seorang istri polisi, terbongkar. Hal ini berawal dari kecurigaan polisi yang juga suami FY. Kapolres Katingan AKBP Tato Pamungkas mengatakan kasus ini bermula saat polisi sekaligus suami FY pulang ke rumah. Anggota Polri itu tadi malam baru pulang tugas dari Sampit sekitar pukul 00.00 WIB. Saat pulang ke rumah, istrinya, FY, tidak berada di rumah. "Lantas suaminya (anggota Polri) sempat mencari ke tempat kerja istrinya. Namun di sana tidak diketemukan," kata Tato kepada detikcom, Kamis (5/1/2017). Selanjutnya, suaminya berpikir untuk mencari ke tempat kos istrinya. Sebab, beberapa hari sebelumnya, FY sempat berbicara akan mencari rumah kos. "Karena itulah suaminya mencari tempat kos yang pernah disebut istrinya. Di rumah kos itulah, suaminya menggerebek," kata Tato. Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB. Karena mendapati istrinya berselingkuh, pagi itu anggota Polri tersebut langsung menghubungi Polsek setempat. Anggota Polsek lantas mengamankan keduanya. "Dari Polsek, Bupati Katingan tadi kita periksa awal di Mapolres," kata Tato. (fjp/fjp)
Heboh Ahok Batalkan 2 Agenda Kampanye Kemarin karena

Heboh Ahok Batalkan 2 Agenda Kampanye Kemarin karena

03.31 0
Batalkan 2 Agenda Kampanye Kemarin, Ahok: Ada Rapat Ahok saat blusukan ke Pasar Minggu hari ini (Muhammad Fida Ul Haq/detikcom)

Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membatalkan dua agenda kampanyenya kemarin. Dia mengatakan ada rapat penting yang harus dihadirinya.

"Ada rapat, di rumah," ujar Ahok singkat di Jalan Abbah Bawah, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (30/12/2016).

Sebelumnya, anggota tim pemenangan Ahok-Djarot, Ace Hasan Syazily, mengatakan ada rapat internal yang harus dihadiri soal evaluasi kampanye. Hal tersebut menyebabkan kampanye pada Kamis (29/12) dibatalkan.

"Tutup tahun 2016 kan tinggal menghitung hari. Jadi kami perlu mengevaluasi semua kegiatan penggalangan dana yang sudah dilakukan sejak kampanye dimulai dan mengoptimalisasi waktu yang tersisa sekitar 1,5 bulan lagi," kata Ace dalam pesan tertulisnya, Kamis (29/12).

Kemarin, Ahok membatalkan seluruh agenda blusukan-nya di wilayah Jakarta Selatan. Seharusnya Ahok melakukan blusukan di Kompleks DPR, Kalibata, Jakarta Selatan, dan Jalan Ketapang, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, berdasarkan informasi dari salah satu anggota tim kampanye Ahok-Djarot yang enggan disebutkan namanya, Ahok batal blusukan karena sakit. Tak ayal, pembatalan tersebut pun membuat warga yang sudah berkumpul kecewa.

"Yah, Pak Ahok enggak jadi datang," ujar salah satu warga bernama Dewi di lokasi yang akan menjadi tempat blusukan Ahok di Jalan Ketapang.
Diperiksa, Dosen UBK Bantah Rachmawati Terlibat Makar

Diperiksa, Dosen UBK Bantah Rachmawati Terlibat Makar

05.19 0
Diperiksa, Dosen UBK Bantah Rachmawati Terlibat Makar
Rachmawati Soekarnoputri menunjukkan bukti yang dibawa oleh tim kuasa hukumnya saat memberikan keterangan kepada awak media terkait kasus dugaan makar di Jakarta, 7 Desember 2016. TEMPO/Amston Probel
SUMBER TEMPO.COJakarta - Polisi turut memeriksa Aminudin, dosen Universitas Bung Karno (UBK) dalam kasus dugaan makar yang menjerat Rachmawati Soekarnoputri dan Eko Suryo Santjojo, Selasa, 20 Desember 2016. "Tadi saya diperiksa sebagai saksi atas tersangka bu Rachmawati dan pak Eko," ujar Aminuddin usai pemeriksaan di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa.


Aminudin menuturkan, dalam pemeriksaan, ia ditanya seputar kegiatan dan rapat-rapat yang diadakan dan didatangi oleh Rachmawati dan Eko di UBK. Ia juga tak menampik keikutsertaannya dalam beberapa pertemuan itu. Termasuk pada 30 November dan 1 Desember di Sari Pan Pasifik.

"Saya sampaikan apa yang saya tahu. Rapatnya kan untuk kembali ke Undang-Undang Dasar 1945 asli saja," katanya.

Aminudin menambahkan, pada setiap pertemuan di UBK tak satu pun ada kegiatan yang mangacu pada makar. Kegiatan yang digelar lebih kepada membahas kembalinya UUD 45 sebelum diamandemen.


"Sebenernya kelanjutan yang pernah kita sampaikan ke MPR tanggal 15 Desember 2015. Isi pertemuannya kembali ke kiblat bangsa yaitu UUD 45, Pancasila dan UUD 45 asli," katanya.

Aminudin menjelaskan, Rachmawati hanya bersikap sebagai fasilitator untuk menyediakan tempat berkumpul. Dalam pertemuan tersebut, Aminudin membenarkan kehadiran sembilan tersangka makar lainnya.

"Pak Sri Bintang ada, Ahmad Dhani ada, Hatta Taliwang ada sebagai panitia, Adityawarman ada, pak Kivlan Zein gak ada, Firza Husein ada," katanya.

Namun, Aminudin membantah adanya ajakan menduduki gedung DPR/MPR dan mencabut mandat presiden Joko Widodo pada aksi unjuk rasa 2 Desember 2016. "Nggak ada (upaya makar), di UBK itu hanya ada pengerucutan dibentuk tim kecil untuk merumuskan sebuah petisi bagaimana mekanisme kembali ke UUD 45 yang asli," katanya.
Menurut pendapat Djarot: Mobil Pedesaan Jangan ke Jakarta

Menurut pendapat Djarot: Mobil Pedesaan Jangan ke Jakarta

05.07 0
Djarot: Mobil Pedesaan Jangan ke JakartaFoto: Muhammad Ridho
Jakarta -Kementerian Perindustrian dan beberapa akademisi serta kalangan industri otomotif akan membuat mobil pedesaan. 

Nah kali ini pasangan Cagub dan Cawagub nomor urut dua, Ahok-Djarot, memberi pendapat mengenai hal ini. Diwakili oleh cawagub Djarot Saiful Hidayat, dia menilai mobil pedesaan rasanya tidak akan cocok untuk berada di Jakarta.

"Kita kan tidak ada desa. kalau itu bisa kita kaji, tapi sepertinya tidak cocok," ungkap Djarot saat blak-blakan di acara Live Streaming detikcom di gedung Aldevco, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016). 

Djarot mengakui, memang dengan mesin ber-cc kecil efisiensi bisa didapatkan. Namun mobil pedesaan tetap tidak cocok untuk Jakarta.

"Efisien mungkin efisien, tapi lebih cocok di pedesaan mungkin di wilayah Depok, Bogor, baru cocok," kata Djarot.

Menurut Djarot memang tidak ada celah untuk bisa menghadirkan mobil pedesaan di Jakarta.

"Kalau di Jakarta, misalnya itu bisa tidak, menggantikan bajaj? Jakarta kan sudah macet. Kalau seumpama semua itu diambil semuanya (menghadirkan mobil pedesaan di Jakarta-Red), apakah itu tidak membuat macet?," katanya.
Menurut Survei LSI Denny JA: AHOK GAME OVER

Menurut Survei LSI Denny JA: AHOK GAME OVER

05.03 0
Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia pimpinan Denny Januar Ali (LSI Denny JA) hari ini kembali merilis hasil penelitian mereka. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden pada tanggal 3-8 Desember 2016 di Jakarta. 

Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of Error survei ini plus minus 4,8%. Hasilnya, LSI Denny JA memprediksi bahwa Pilkada DKI akan berlangsung dalam dua putaran. Tak ada satu pun kandidat yang memperoleh suara di atas 50 persen plus satu. 

Survei LSI Denny JA: Agus Pasti Menang, Ahok Game OverFoto: Kanavino Ahmad Rizqi


LSI Denny JA membuat simulasi jika Pilgub DKI 2 putaran, siapa yang bakal diuntungkan antara Agus Harimurti Yudhoyono, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atau Anies Rasyid Baswedan?

Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa mengatakan bahwa calon yang pasti masuk ke putaran dua adalah Agus Yudhoyono. 

"Jadi peluang sendiri, kami melihat bahwa Pilkada ini akan dua putaran dan dua putaran ini kita melihat bahwa salah satu tiket sebenarnya sudah dimenangkan oleh Agus," kata Ardian saat memaparkan hasil survei di kantor LSI Denny JA di jalan Pamuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (20/12/2016). 


Agus, kata Ardian, sudah memiliki modal elektabilitas yakni 33,06 persen. Agus akan bersaing dengan Ahok atau Anies di putaran kedua. Jika melawan Ahok, LSI Denny JA memprediksi, Agus Yudhoyono akan menang telak. 

Hasil survei LSI Denny JA menunjukkan, elektabilitas Agus sebesar 46,1 persen dan Ahok 29,1 persen jika putaran kedua Pilkada DKI digelar hari ini. Sementara warga yang belum menentukan pilihan sebesar 24,8 persen. 

"Ahok bisa lolos di putaran pertama tetapi di putaran kedua dia akan game over kalah dengan selisih yang lumayan jauh di atas 15 persen, tadi kita melihat datanya sendiri 46 persen lawan sekitar 20-an persen," kata Ardian. 

Ahok juga diprediksi akan kalah telah jika melawan Anies di putaran kedua. LSI Denny JA menyebut elektabilitas Anies 45,3 persen dan Ahok 27,6 persen jika mereka bersaing di putaran kedua. Warga yang belum menentukan pilihan sebesar 27,1 persen. 

Menurut Ardian, putaran dua Pilkada DKI akan berlangsung sengit jika Agus melawan Anies. "Jadi tidak akan mudah bagi Agus misalnya mengalahkan Anies termasuk juga tidak akan mudah Anies mengalahkan Agus," kata dia. 

Meski sengit, LSI Denny JA memprediksi Agus akan menang tipis dari Anies. Hasil survei LSI Denny JA menunjukkan jika pilkada DKI putaran dua digelar hari ini, elektabilitas Agus 36,0 persen dan Anies 30,5 persen. 

"Agus vs Anies lebih ketat, Agus menang hanya 1 digit di atas margin of error," kata Ardian. 
(erd/tor)
Patungan Kampanye Ahok-Djarot Terkumpul Rp 48 M, Ahok Sumbang Rp 1 Juta

Patungan Kampanye Ahok-Djarot Terkumpul Rp 48 M, Ahok Sumbang Rp 1 Juta

05.01 0
Jakarta - Patungan dana kampanye cagub-cawagub nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat mencapai Rp 48 miliar. Tim pemenangan Ahok-Djarot pun melaporkan dana itu ke KPU DKI.

"Jumlah sumbangan dananya Rp 48 M, tapi ada total Rp 24 miliar dana kampanye yang belum lengkap formulirnya," kata anggota tim bendahara pemenangan Ahok-Djarot, Michael Victor Sianipar di Kantor KPU DKI, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016).
Michael VictorFoto: Helgania Ultri Lubis/detikcom
Michael Victor

Michael menyebutkan, sebanyak Rp 18,5 miliar berasal dari pihak perseorangan yang jumlahnya lebih dari 10.000 orang. Sebanyak Rp 4,75 miliar diberikan oleh badan hukum swasta serta berbagai perusahaan. 

"Formulirnya yang belum lengkap mayoritas dari pihak individu. Kita akan tetap mengingatkan untuk menyerahkan formulir sampai akhir masa kampanye. Rencananya kita kejar sampai 15 Januari (2017). Namun database-nya sudah ada, tinggal formulirnya lagi," tutur Michael.

Michael juga menjelaskan bahwa ada dua cara untuk menyumbang dana kampanye ke Ahok-Djarot yakni secara online yang kemudian ditransfer melalui ATM. Batasan sumbangan diatur dalam formulir yang diisi secara online.

Cara lainnya yakni datang langsung ke kantor cabang bank yang ditunjuk dan batasannya sesuai dengan ketentuan KPU. Ada pula sumbangan yang diberikan dengan membeli tiket gala dinner bersama Ahok. Sejauh ini sudah terpakai Rp 5,9 miliar untuk kampanye.

"Ahok menyumbang 1 juta pada dana awal kampanye," ungkap Michael.

Ada pula sumbangan dari partai politik pengusung sebesar Rp 208.938.000. Dengan demikian, total dana kampanye yang telah dikumpulkan oleh Ahok-Djarot sebesar Rp 48.004.132.370. 
(bag/imk)
loading...